Diabetes mellitus tipe 2 menuntut keputusan-keputusan kecil yang berulang setiap hari: memilih makanan, menjaga aktivitas fisik, menjalani pengobatan, dan memantau glukosa. Namun, dibalik rutinitas itu ada dinamika psikologis dan sosial yang sering luput dari perhatian, seperti rasa lelah, kejenuhan, kekhawatiran, hingga penurunan suasana hati, serta kualitas dukungan dari keluarga dan lingkungan.
Melalui pendekatan psikososial dan Teori Kognitif Sosial, buku ini mengajak pembaca memahami manajemen diri diabetes sebagai proses regulasi diri yang hidup dalam konteks relasi. Empat faktor psikososial utama, yaitu efikasi diri, depresi, dukungan sosial, dan iklim emosi keluarga (expressed emotion), dibahas sebagai kunci untuk membaca mengapa sebagian penyandang mampu konsisten, sementara sebagian lain tersendat oleh hambatan yang berulang.
Pembahasan disusun sistematis: dari gambaran masalah diabetes dan pentingnya manajemen diri, landasan teori, model konseptual dan temuan berbasis penelitian, hingga rekomendasi pendampingan yang lebih manusiawi, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas hidup. Dengan bahasa yang jelas namun tetap akademik, buku ini menawarkan jembatan antara riset psikologi kesehatan dan praktik layanan.
Buku ini bermanfaat bagi:
• Penyandang diabetes dan keluarga yang ingin memahami tantangan psikologis serta cara membangun dukungan yang tidak menambah tekanan.
• Tenaga kesehatan, edukator diabetes, psikolog, dan konselor yang memerlukan kerangka praktis untuk pendampingan dan komunikasi yang memberdayakan.
• Mahasiswa dan peneliti yang mencari rujukan terstruktur mengenai faktor psikososial dalam manajemen diri diabetes tipe 2.
Uncategorized
Psikologi Manajemen Diri Diabetes: Pendekatan Psikososial pada Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2
Rp150.000
Judul Buku : Psikologi Manajemen Diri Diabetes: Pendekatan Psikososial pada Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2
Penulis : Nida UI Hasanat
ISBN : Dalam Proses
Melalui pendekatan psikososial dan Teori Kognitif Sosial, buku ini mengajak pembaca memahami manajemen diri diabetes sebagai proses regulasi diri yang hidup dalam konteks relasi. Empat faktor psikososial utama, yaitu efikasi diri, depresi, dukungan sosial, dan iklim emosi keluarga (expressed emotion), dibahas sebagai kunci untuk membaca mengapa sebagian penyandang mampu konsisten, sementara sebagian lain tersendat oleh hambatan yang berulang.
Stok habis


Ulasan
Belum ada ulasan.